Kamis, 07 Februari 2008

Manajemen Waktu Bagi Orang Sukses

Anda yang ingin sukses, ikuti tips manajemen waktu orang-orang 
sukses berikut ini:

* Tetapkan tujuan dan cita-cita hidup Anda
Tanyakan pada diri sendiri, `Untuk apa saya hidup?' `Apa yang saya
inginkan?','Apa yang harus saya lakukan?'. Lalu tulis semua jawaban
Anda dalam sebuah buku. Ingat, tetapkan tujuan dan cita-cita yang
realistis dan terukur dalam arti sesuai dengan kemampuan Anda.
Karena orang-orang yang sukses dan bahagia adalah orang-orang yang
mengetahui tujuan hidup dan menyadari kemampuannya.

* Lakukan perencanaan
Luangkan waktu Anda untuk membuat perencanaan hidup Anda. Tetapkan
rencana apa saja yang akan Anda lakukan untuk mencapai tujuan dan
cita-cita hidup Anda. Buat rencana secara cermat. Misalnya rencana
untuk menyusun proposal, mengadakan presentasi, menemui klien,
memulai bisnis baru, dll.

* Tetapkan skala prioritas
Setelah membuat perencanaan, buatlah daftar hal-hal yang harus Anda
capai dalam waktu dekat. Misalnya, apa yang harus Anda raih dalam
minggu depan, bulan depan, tahun depan, dan seterusnya. Contohnya
minggu depan Anda harus sudah bisa `menggolkan' tender, bulan depan
Anda sudah menjalankan proyek penting, tahun depan Anda sudah bisa
menikmati hasil kerja Anda, dsb.

* Batasi rencana Anda
Terlalu banyak rencana juga bukanlah hal yang baik jika Anda sadar
tidak mungkin mengerjakan semuanya. Rencana yang terlalu banyak
hanya akan membuat Anda stres. Bahkan jika Anda gagal mencapainya
Anda bisa frustasi. Buatlah rencana yang Anda yakin dapat
menyelesaikannya.

* Luangkan waktu
Walau Anda sudah memiliki sejumlah rencana yang akan segera Anda
kerjakan, jangan lupa luangkan waktu Anda untuk melakukan hal-hal
yang menyenangkan bagi Anda pribadi. Misalnya tidur/beristirahat,
melakukan hobi, berkumpul dengan keluarga dan sahabat, berolahraga,
belanja, dan bermain internet. Tetapi jangan sampai kesenangan itu
menyita waktu Anda sehingga mengesampingkan hal-hal yang lebih
penting.

Dengan demikian waktu Anda yang berharga akan lebih efektif bukan?
Jika Anda sudah mempraktekkan manajemen waktu ini dengan benar,
semoga kesuksesan akan segera Anda raih. Selamat mencoba.!

Sumber: Astaga.com (Resonansi)

Rabu, 06 Februari 2008

Manajemen Waktu

Apa yang dimaksud dengan manajemen waktu?
Pernahkah kita dikejar-kejar dengan waktu,misalnya saja deadline pengumpulan tugas, atau sedang ujian masa kuliah yang waktunya kurang cukup?Ataukah kita sedang mengerjakan suatu project yang waktunya sangat mepet?

Pasti kita semua pernah mengalami hal-hal seperti itu, termasuk juga dengan saya tentunya. Saya sendiri merasa belum bisa mengatur jadwal sesuai dengan apa yang akan kita lakukan.Misalnya saja memakai agenda, sudah tertulis pada hari senin misalnya kita harus mengerjakan sesuatu & harus selesai pada sore harinya ternyata saya sering lelet untuk mencapai target tersebut.Kurang disiplin, kurang motivasi, & kurang gigih untuk mencapainya.Sebetulnya hal-hal tersebutlah pemicu kegagalan untuk mencapai target-target tersebut.Seringnya kita menganggap remeh suatu persoalan atau menunda-nunda pekerjaan tersebut.Sampai kita terlena hingga pada akhirnya pada waktu yang ditentukan kita selalu mengerjakan dengan terburu-buru & hasilnya pasti menjadi tidak maksimal. :(

Saya sendiri berpikir bahwa kita kadang-kadang tahu apa yang membuat kita gagal mencapai target waktu yang ditentukan,memang sulit sekali untuk mendisiplinkan diri bagi orang-orang yang sudah terbiasa dengan ritme kerja yang lamban.Ada upaya dari dalam diri kita yang mengatakan kita harus mengerjakan sesuatu dengan cepat tetapi betapa lebih besarnya godaan dari bisikan-bisikan dari dalam diri yang negatif mengatakan sebaliknya :(. Hal-hal itulah yang harus kita hilangkan!!

Dan melalui manajemen waktulah kita harus dapat mengatur segala macam hal yang akan kita lakukan & belajar berencana jangka pendek maupun jangka panjang.

Jadi sementara ini saya berkesimpulan dalam manajemen waktu yang harus dilakukan adalah :
1. Mengatur jadwal kerja (apalagi orang yang bekerja secara freelance harus lebih kuat usahanya)
2. Displin dengan jadwal kerja tersebut
3. Memompa, memotivasi diri, & selalu bersemangat dalam menjalankan segala sesuatu
4. Walaupun dikejar deadline namun isi otak kita harus tetap relaks
5. Jangan panik, harus tetap tenang & fokus agar dapat selalu terarah apa target yang akan kita capai
6. Berusahalah sebaik mungkin & jangan menyerah sampai dengan saat-saat akhir

"Do the best but not prepare for the worst". Kita harus siap dengan segala kemungkinan, namun keberhasilan akan lebih mudah diterima dibandingkan dengan kegagalan. Optimislah!setelah berusaha sekuat tenaga kita baru boleh pasrah atas apapun hasil yang terjadi.Semoga tulisan ini menjadi motivasi saya & teman-teman semua dalam mencapai cita-citanya.

Miliki Citra Diri yang Positif

Percaya nggak, dengan citra diri yang positif Anda terlihat jauh lebih oke ketimbang tidak. Dengan citra diri pula Anda akan lebih mudah meniti karir. Citra positif yang Anda miliki akan memudahkan Anda bergaul, menjalin hubungan dengan klien, memperlancar hubungan kemitraan, dll. Makanya bagi para eksekutif profesional, membangun citra diri yang positif merupakan hal yang sangat penting.

Konon, citra diri merupakan bagian dari kecakapan manajemen yang harus dimiliki oleh karyawan pada level manajer ke atas. Lalu gimana sih yang dimaksud citra diri? Nah Anda yang merasa belum paham mengenai citra diri, ada baiknya Anda simak dulu ciri-ciri orang yang memiliki citra diri positif. Coba intip deh:

  • Memiliki pandangan dan pikiran yang selalu positif. Dalam memandang apapun mereka tidak pernah melihatnya dari sisi negatif melainkan selalu mengambil hal-hal positif sekalipun dalam menghadapi masalah yang cukup pelik. Dalam soal prinsip pun mereka cukup teguh. Namun di saat yang sama mereka juga memiliki kemampuan mendengarkan dan menghargai pandangan orang lain yang berbeda dengannya.
  • Bersedia berubah bila terbukti bersalah. Sekalipun 'keukeh' dalam soal prinsip, mereka tak menutup diri untuk perubahan. Jika mereka menyadari kesalahannya, mereka tak sungkan-sungkan untuk berubah memperbaiki kesalahan tersebut.
  • Menerima kesalahan sebagai bagian dari proses belajar. Kesalahan yang pernah mereka lakukan selalu mereka jadikan pelajaran untuk mencapai yang lebih baik. Mereka tidak pernah berlarut-larut dalam kesalahan tersebut, dan bertekad menemukan apa penyebab terjadinya kesalahan dengan tujuan perbaikan. Mereka juga mau menerima kritik dengan pikiran positif.
  • Percaya diri dalam mengambil keputusan. Mereka memiliki pertimbangan yang cukup matang dalam setiap keputusan yang mereka ambil. Mereka tidak pernah ragu-ragu terhadap sesuatu yang dianggapnya benar.
  • Tidak emosional. Tiap manusia emang punya emosi dan itu manusiawi sekali, tapi orang-orang yang bercitra positif tidak mau dikuasai oleh emosi. Mereka jauh dari kesan emosional. Mereka bisa menyelesaikan masalah secara objektif dan realistis.
Nah apakah Anda sudah menjadi orang dengan citra diri yang positif? Tapi jika Anda merasa tidak sesuai dengan semua ciri-ciri tadi, jangan buru-buru mengklaim bahwa Anda tidak bisa memiliki citra positif. Semua ini bisa dipelajari dan ditumbuhkan, asal Anda memiliki kemauan. Pada intinya, untuk menjadi pribadi dengan citra positif, Anda harus mampu menolak aspek-aspek negatif yang membuat Anda tidak disukai lingkungan. Meskipun Anda hanya karyawan biasa tapi jika citra diri Anda telah terbentuk dengan baik, siapa tau aja besok Anda bisa mencapai level manajer atau CEO sekalipun. Selamat mencoba...!